Transportasi di Indonesia: Semua Cara Berpindah Antarpulau
Oleh Blaise Jaeger · Diperbarui pada 16 Agustus 2026
Mengapa Berkeliling Indonesia Butuh Rencana Tersendiri
Indonesia bukan negara yang Anda lintasi. Indonesia adalah negara yang Anda lompati, pulau demi pulau. Lebih dari 17.000 pulau membentang sejauh 5.100 kilometer dari barat ke timur — kira-kira sejauh Lisbon ke Moskow — dan tidak ada satu moda pun yang menjangkau semuanya. Perjalanan yang di peta terlihat seperti berkendara tiga jam bisa berubah menjadi satu penerbangan, satu kapal feri, dan transfer dua jam di jalan yang berhenti menjadi jalan di tengah perjalanan.
Di situlah kebanyakan itinerary keliru. Orang menyusun destinasi lebih dulu dan transportasi belakangan, lalu kehilangan dua hari dari perjalanan dua minggu gara-gara sambungan yang tidak diperingatkan siapa pun. Berkeliling Indonesia dengan baik sebagian besar soal mengetahui mana dari enam pilihan nyata yang cocok untuk tiap etape — pesawat, kereta, kapal feri, bus, mobil dengan sopir, atau motor — dan kira-kira berapa jam yang sebenarnya dihabiskan masing-masing.

Panduan ini membahas cara berpindah di dalam negeri setelah Anda tiba. Kalau Anda masih menyiapkan cara mencapai Indonesia — rute internasional, visa on arrival, syarat masuk — itu panduan terpisah: cara menuju Indonesia.
Transportasi Indonesia Sekilas
- Bentang negara — sekitar 5.100 km dari barat ke timur, melintasi tiga zona waktu (WIB, WITA, WIT)
- Bandara — lebih dari 670 lapangan terbang, sekitar 30 di antaranya melayani penerbangan jet reguler yang berguna bagi pelancong
- Jalur kereta — hanya Jawa yang punya jaringan padat; Sumatra punya empat jalur daerah yang tidak saling terhubung; Sulawesi Selatan punya satu jalur baru yang pendek. Di luar itu tidak ada.
- Jalan — sekitar 548.000 km, ditambah kurang lebih 2.400 km jalan tol, hampir seluruhnya di Jawa dan Sumatra
- Kapal feri — ASDP untuk penyeberangan pendek, Pelni untuk pelayaran jarak jauh, puluhan operator kapal cepat swasta untuk rute wisata
- Cara tercepat antarpulau — penerbangan domestik, hampir selalu
- Cara termurah antarpulau — kapal feri, hampir selalu, dengan tarif sekitar sepersepuluh harga tiket pesawat
- Cara terbaik di dalam satu pulau — mobil dengan sopir, untuk perjalanan di atas dua jam
- Platform pemesanan yang mencakup hampir semuanya — 12Go, untuk kereta, bus, kapal feri, dan kapal cepat dalam satu pencarian
- Pembayaran — kartu diterima di kota dan bandara; bawa uang tunai untuk feri, terminal, dan transportasi di daerah
- Aplikasi yang perlu dipasang sebelum mendarat — Grab, Gojek, Access by KAI, Ferizy
Yang Saya Pelajari dari Enam Tahun Berkeliling Indonesia
Saya pindah ke Indonesia pada 2020 dan sejak itu terus bepergian di dalamnya. Selama waktu itu saya sudah mencoba hampir semua moda yang ada — penerbangan domestik dengan semua maskapai besar, feri malam, kereta di Jawa, travel yang tidak ingin saya ulangi, dan jam berkendara motor yang tak terhitung. Isi panduan ini bukan ringkasan jadwal. Ini yang akan saya ceritakan kepada teman yang datang bulan depan.
Tiga perjalanan mengajarkan sebagian besarnya. Yang pertama adalah travel dari Probolinggo ke Bali. Tidak ada terminal dan tidak ada jadwal — mobilnya menjemput penumpang satu per satu di rumah masing-masing. Saya menunggu tiga jam sebelum dijemput larut malam, lalu menghabiskan perjalanan dalam kendaraan yang penuh sesak dengan sopir yang menyalip di tikungan buta dan berhenti terus-menerus untuk menurunkan penumpang. Seorang teman menempuh rute yang persis sama dengan bus VIP 40 kursi, hanya dengan selisih harga sedikit, dapat dua kursi untuk dirinya sendiri, dan tidur sepanjang jalan. Jalan yang sama, malam yang sama, pengalaman yang sama sekali berbeda.
Yang kedua adalah kapal feri dari Lombok kembali ke Bali. Laut sedang ganas sehingga kapal cepat dibatalkan dan saya tertahan di pulau itu selama dua hari. Ketika penyeberangan akhirnya dibuka lagi, feri lambat menjadi satu-satunya jalan pulang: delapan jam, bukan dua. Sebagian besar penumpang sama sekali tidak memakai kursi dan memilih berbaring di karpet lantai berbusa di ruang utama — dan itu ternyata pilihan yang tepat.
Yang ketiga mengajarkan hal sebaliknya. Saya naik kereta dari Yogyakarta ke Probolinggo dalam perjalanan menuju Gunung Bromo, mengira akan sekacau sebelumnya, dan ternyata benar-benar menyenangkan — tepat waktu, nyaman, murah, dengan sawah terasering melintas di jendela. Transportasi Indonesia tidak seragam sulitnya. Ia timpang, dan perbedaan antara hari yang baik dan hari yang buruk hampir selalu ditentukan oleh keputusan yang Anda ambil saat memesan.

Terbang Antarpulau di Indonesia
Untuk perjalanan yang melintasi laut lepas, terbang biasanya satu-satunya pilihan yang masuk akal. Indonesia punya salah satu pasar penerbangan domestik tersibuk di Asia, dan tarifnya rendah menurut ukuran internasional — Jakarta ke Bali sering berada di kisaran $45 hingga $80 sekali jalan kalau dipesan dua minggu sebelumnya. Komprominya ada pada ketepatan waktu, bukan keselamatan.
Maskapai domestik dan apa yang Anda dapat dari masing-masing
Garuda Indonesia adalah maskapai pembawa bendera: layanan penuh, bagasi tercatat sudah termasuk, jadwal paling konsisten, dan tarif tertinggi. Citilink adalah anak usaha berbiaya rendahnya dan jalan tengah yang baik. Grup Lion Air — Lion Air, Batik Air, dan Wings Air — mengangkut porsi terbesar lalu lintas domestik dan menjangkau lapangan terbang paling terpencil; Batik Air yang paling nyaman di antara ketiganya. Pemain baru memperlebar pilihan: Super Air Jet membidik penumpang muda berbujet hemat, Pelita Air tumbuh menjadi alternatif layanan penuh yang kredibel di rute utama, dan TransNusa melayani Indonesia timur. AirAsia Indonesia menangani rute regional dan sebagian rute domestik.
Untuk landasan-landasan kecil — Sumba, sebagian Papua, pedalaman Kalimantan — pesawat baling-baling Wings Air dan Susi Air sering menjadi satu-satunya pilihan berjadwal, dan batas bagasinya ketat serta rendah.
Memesan tiket domestik dan berapa sebenarnya biaya bagasi
Tarif domestik paling murah di platform Indonesia — Traveloka dan tiket.com — yang sering lebih murah daripada mesin pencari internasional, dan keduanya menerima kartu terbitan luar negeri. Pesan dua sampai empat minggu sebelumnya untuk harga terbaik; tarif melonjak tajam pada pekan terakhir dan menjelang Lebaran, Natal, serta libur sekolah Juni-Agustus.
Baca ketentuan bagasi dengan teliti. Maskapai berbiaya rendah menjual tiket dengan bagasi kabin saja, dan menambah 20 kg di bandara jauh lebih mahal daripada menambahnya lewat online. Papan selancar, peralatan selam, dan barang berukuran besar dikenakan biaya terpisah dan aturannya berbeda tiap maskapai — cek sebelum memesan, bukan di konter.

Keterlambatan itu biasa — perhitungkan sejak awal
Kualitas layanan maskapai Indonesia umumnya baik, tetapi ketepatan waktu bukan kekuatan mereka. Anggap ada geser satu jam pada penerbangan domestik mana pun, dan jangan pernah memesan sambungan internasional di hari yang sama dengan tiket terpisah. Kalau harus menyambung, sisakan empat jam, dan anggap yang lebih mepet dari itu sebagai judi.
Insiden sesekali memang jadi berita — pada Januari 2024 kedua pilot penerbangan Batik Air dari Sulawesi ke Jakarta tertidur selama 28 menit di udara, yang kemudian diselidiki dan diberitakan luas. Itu perlu diketahui, tetapi merupakan kasus terisolasi, bukan pola: saya sendiri sudah berkali-kali terbang dengan semua maskapai di atas dan tidak pernah mengalami masalah selain keterlambatan.
Bandara yang menentukan untuk sambungan
Empat hub menampung sebagian besar sambungan yang berguna. Soekarno-Hatta (CGK) di Jakarta adalah pintu masuk utama dengan jaringan terluas. Ngurah Rai (DPS) di Bali terhubung ke seluruh wilayah timur dan ke sebagian besar destinasi internasional. Juanda (SUB) di Surabaya melayani Jawa Timur dan sekitarnya. Sultan Hasanuddin (UPG) di Makassar adalah hub Indonesia timur — kalau Anda menuju Tana Toraja, Kepulauan Maluku, atau Papua, kemungkinan besar Anda akan transit di sana.

Kereta Api di Jawa dan Sumatra
Kereta api adalah moda transportasi Indonesia yang paling diremehkan sekaligus paling bernilai. Jaringannya juga hampir sepenuhnya terbatas di Jawa. Kalau perjalanan Anda mencakup Jawa, susunlah di sekitar kereta; kalau tidak, Anda nyaris tidak akan memakainya.

Ke mana jaringannya benar-benar menjangkau
Jaringan padat membentang sepanjang Jawa, menghubungkan Jakarta dengan Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, hingga Banyuwangi di ujung timur, tempat feri ke Bali berangkat. Sumatra punya empat jaringan daerah terpisah yang tidak saling terhubung; yang paling berguna adalah jalur Medan ke bandaranya dan jalur selatan di sekitar Palembang. Sulawesi Selatan punya jalur modern pendek yang belum terlalu berguna bagi pelancong. Di luar itu — Bali, Lombok, Flores, Kalimantan, Papua — tidak ada kereta penumpang sama sekali. Jaringan transportasi Indonesia secara lebih luas didokumentasikan secara rinci di Wikipedia.
Pemandangan adalah alasan nyata memilih kereta. Rute Jakarta–Yogyakarta dan Yogyakarta–Surabaya melintasi sawah terasering dan kaki gunung berapi berjam-jam lamanya. Di Solo, jalurnya melaju di tengah jalan kota pada rel khusus, bersebelahan dengan jalur bus.

Whoosh, kereta cepat pertama di Asia Tenggara
Kereta cepat Jakarta–Bandung, bermerek Whoosh, mulai beroperasi komersial pada Oktober 2023 dan menjadi layanan kecepatan tinggi pertama di Asia Tenggara. Jalurnya sepanjang 142 km dengan kecepatan hingga 350 km/jam dan memangkas perjalanan Jakarta–Bandung dari sekitar tiga jam menjadi sekitar 45 menit.
Whoosh kini benar-benar menjadi angkutan massal, bukan sekadar etalase. Operator KCIC melaporkan telah melampaui 12 juta penumpang pada Oktober 2025, dengan puncak 26.770 penumpang dalam satu hari pada Juni 2025 dan ketepatan waktu 99,9 persen. Pelancong asing pun ikut memakainya: 866.458 penumpang internasional tercatat hingga Juni 2026, 184.740 di antaranya pada semester pertama 2026 saja — kelompok terbesar adalah warga Malaysia yang menuju Bandung. Perpanjangan ke timur menuju Surabaya, dan mungkin Banyuwangi, sudah diumumkan pemerintah tetapi belum punya jadwal pasti.
Satu catatan praktis: ujung Jakarta ada di Halim, bukan stasiun pusat, dan ujung Bandung ada di Tegalluar atau Padalarang, bukan pusat kota. Hitung dulu transfer penyambung di kedua ujung sebelum menyimpulkan Whoosh lebih unggul daripada kereta konvensional.

Tiga kelas, dan mana yang sebaiknya dipesan
Kereta konvensional Indonesia berjalan dalam tiga kelas. Ekonomi sederhana tetapi ber-AC dan sudah cukup untuk perjalanan di bawah tiga jam. Bisnis menambah ruang kaki dan kursi yang lebih baik. Eksekutif memberi kursi yang bisa direbahkan, ruang lega, AC lebih kuat, dan kadang layanan makan — sepadan untuk perjalanan malam atau di atas lima jam.
KAI juga menghadirkan rangkaian yang diperbarui di rute tersibuk, ditambah pilihan premium seperti kereta panoramic dan kompartemen suite pribadi pada layanan tertentu. Untuk rute Jakarta–Yogyakarta, Eksekutif adalah titik manisnya: harganya tetap terjangkau menurut ukuran internasional dan mengubah hari yang panjang menjadi hari yang nyaman.


Memesan tiket kereta di Indonesia
Tiket dijual hingga 45 hari sebelum keberangkatan dan rute populer benar-benar habis, terutama menjelang libur panjang. Kanal resminya adalah KAI dan aplikasi Access by KAI, yang juga menerima nomor paspor asing saat pemesanan — bawa paspor yang sama ke stasiun. Kalau aplikasi menolak kartu Anda, 12Go menjual kursi yang sama dengan alur pembayaran internasional dan antarmuka berbahasa Inggris, jalur yang lebih sederhana bagi sebagian besar pengunjung asing.
Lewat cara pemesanan mana pun, tiket fisik diambil sendiri di kios cetak tiket di hall stasiun. Mesinnya bertanda Cetak Tiket KA Jarak Jauh, dan Anda perlu kode booking serta identitas yang dipakai saat memesan.

Kapal Feri dan Perahu Antarpulau di Indonesia
Feri adalah cara Indonesia benar-benar bergerak. Murah, menjangkau tempat yang tak dijangkau pesawat, dan berjalan dengan logikanya sendiri — yang tidak jadi masalah begitu Anda berhenti berharap feri berperilaku seperti kereta. Feri juga infrastruktur, bukan atraksi wisata: di pulau tanpa jembatan, feri mengangkut truk, kiriman barang, dan ambulans.

Penyeberangan pendek: ASDP dan aturan Ferizy
ASDP menjalankan kapal feri roll-on roll-off di penyeberangan pendek yang strategis: Merak–Bakauheni antara Jawa dan Sumatra, Ketapang–Gilimanuk antara Jawa dan Bali, Padangbai–Lembar antara Bali dan Lombok, serta Kayangan–Pototano antara Lombok dan Sumbawa. Semuanya beroperasi 24 jam dan tarifnya sangat murah.
Aturan yang sering membuat pelancong terjebak: ASDP mewajibkan pemesanan online di pelabuhan-pelabuhan utamanya lewat platform Ferizy, untuk memberantas calo tiket. Anda tidak bisa sekadar datang lalu membayar tunai di loket terminal tersibuk. Pesan di Ferizy sebelum tiba di pelabuhan, dan datang dengan kode QR di ponsel.
Penyeberangan ini juga mengangkut kendaraan, dan itulah yang membuat perjalanan darat antara Jawa, Bali, Lombok, dan Sumbawa mungkin dilakukan. Sepeda motor langsung naik ke dek kendaraan bersama truk dan mobil, dan ongkos untuk satu motor beserta pengendaranya hanya beberapa dolar.

Kapal cepat ke pulau-pulau wisata
Di rute wisata, kapal cepat swasta adalah pilihan yang praktis: Bali ke Lombok dan Kepulauan Gili, atau Bali ke Nusa Penida. Jauh lebih cepat daripada feri, berjalan sesuai jadwal yang diumumkan, dan umumnya tepat waktu — dua jam, bukan delapan, untuk rute Bali–Lombok.
Kapal cepat juga yang pertama dibatalkan begitu laut memburuk, terutama antara Desember dan Februari. Jangan pernah memesan kapal cepat pada hari yang sama dengan penerbangan internasional kepulangan Anda.

Pelni, jaringan pelayaran jarak jauh
Untuk pelayaran panjang, pelayaran nasional Pelni menghubungkan lebih dari 95 pelabuhan, dari Aceh sampai Papua, dengan rotasi sekitar dua hingga empat minggu. Surabaya ke Makassar butuh 18 sampai 22 jam; Surabaya ke Sorong di Papua butuh empat sampai lima hari; rute Surabaya–Kupang singgah di Sumba dan Flores di sepanjang jalan.
Pilihan kelasnya mulai dari ekonomi di ruang terbuka sampai kabin VIP ber-AC. Ekonomi Surabaya–Makassar berkisar Rp 250.000-350.000; kabin kelas satu berisi dua tempat tidur harganya sekitar empat sampai lima kali lipat, dan tetap murah. Pesan di situs Pelni, lewat agen di kota pelabuhan, atau di loket terminal, dengan membawa kartu identitas atau paspor.
Satu aturan tegas soal Pelni: jangan pernah merencanakan sambungan lanjutan yang mepet setelah pelayaran panjang. Jadwal bisa bergeser.
Seperti apa rasanya menyeberang saat laut ganas
Ketika kapal cepat berhenti beroperasi, feri lambat menjadi satu-satunya cara menyeberang, dan pengalamannya sama sekali berbeda. Satu hal yang jarang diceritakan: di feri lambat ada dua dunia yang benar-benar berbeda, dan salah memilih akan merusak seluruh penyeberangan.
Di dalam, ruang utama ber-AC dan benar-benar nyaman. Ada kursi, tetapi pada penyeberangan Lombok–Bali delapan jam saat gelombang tinggi, nyaris tidak ada yang memakainya: karpet lantai berbusa adalah tempat yang lebih baik, dan semua penumpang tahu itu kecuali saya. Orang menggelar barang, tidur, dan tiba dalam keadaan segar.

Di luar, dek terbuka justru kebalikannya: bangku, angin laut, tanpa AC, dan tidak pernah sepi. Ini pilihan yang lebih baik pada penyeberangan siang yang tenang, ketika alternatifnya berjam-jam di bawah lampu neon — dan pilihan yang lebih buruk begitu laut mulai bergolak.

Apa pun pilihannya, bawa sarung, air minum, dan alas untuk tidur, lalu anggap feri sebagai bagian dari perjalanan, bukan sekadar transfer.
Bus AKAP dan Travel di Indonesia
Bus menjangkau tempat yang tidak dijangkau moda lain, dan ongkosnya sangat murah. Tetapi jarak antara perjalanan bus terbaik dan terburuk di Indonesia lebih lebar daripada moda mana pun — dan semuanya ditentukan saat memesan.
Bus VIP versus ekonomi
Di kelas atas, bus “VIP” atau “eksekutif” punya 30 sampai 40 kursi yang bisa direbahkan, AC, toilet, dan sering kali singgah di rumah makan. Di jaringan tol Jawa mereka cepat, dan pada perjalanan malam Anda benar-benar bisa tidur. Di kelas bawah, bus ekonomi penuh sesak, panas, dan lambat, tanpa jam keberangkatan tetap.
Selisih harga antara keduanya biasanya hanya beberapa dolar. Bayar selisih itu setiap kali.

Jebakan travel
Travel berkapasitas enam atau tujuh kursi terlihat seperti jalan pintas dan biasanya justru sebaliknya. Sering tidak ada terminal dan tidak ada jadwal: mobilnya menjemput penumpang di rumah masing-masing dan berangkat kalau sudah penuh. Travel Probolinggo–Bali yang saya naiki menjemput terlambat tiga jam, tengah malam, sudah kelebihan muatan, lalu berhenti berulang kali mengantar penumpang sampai depan pintu. Teman yang naik bus VIP di rute yang sama tiba lebih awal dan dalam keadaan segar.
Kalau travel satu-satunya pilihan, tanyakan dua hal sebelum membayar: berapa jumlah penumpangnya, dan apakah diantar sampai alamat masing-masing. Jawabannya sudah cukup memberi tahu bagaimana malam Anda nanti.

Memesan tiket bus di Indonesia
Memesan bus jarak jauh dari jauh hari juga membuat Anda tahu persis apa yang dibeli — operator, tata letak kursi, dan jam keberangkatan — alih-alih baru tahu di terminal. 12Go memuat sebagian besar operator antarkota lengkap dengan foto interior, cara tercepat membedakan bus VIP dari bus ekonomi.

Sewa Mobil di Indonesia, Dengan atau Tanpa Sopir
Untuk menjelajahi satu pulau, mobil mengalahkan semua moda lain — dan di Indonesia pertanyaan sebenarnya bukan mobil apa, melainkan apakah Anda menyetir sendiri.
Mengapa mobil dengan sopir biasanya menang
Menyewa mobil dengan sopir adalah keputusan terbaik untuk perjalanan di atas dua jam, dan itu pilihan lokal yang lazim, bukan kemewahan. Anda tidak hanya membayar jasa menyetir. Anda mendapat orang yang tahu jalan mana yang banjir, simpang mana yang macet pukul 17.00, di mana berhenti makan siang, dan titik pandang mana yang layak dibelokkan. Pada perjalanan panjang di Jawa atau Sulawesi, pengetahuan itu lebih berharga daripada mobilnya.
Perkirakan sekitar $40 sampai $60 per hari untuk mobil dengan sopir termasuk bahan bakar, tergantung pulau dan jarak tempuh. Kalau Anda ingin rekomendasi sopir yang andal, kirim pesan kepada saya dan saya akan berikan kontaknya.

Apa artinya menyetir sendiri
Menyetir sendiri memungkinkan dan kadang memang pilihan yang tepat — pulau yang sepi, jadwal fleksibel, berangkat sebelum subuh. Tetapi lalu lintas Indonesia benar-benar menuntut. Menyalip melawan arus adalah hal biasa, disiplin lajur longgar, dan truk bisa datang di lajur Anda sendiri di tikungan. Kalau Anda belum pernah menyetir di Asia Tenggara, ini bukan tempat untuk memulai.
Secara hukum Anda perlu SIM negara asal dalam bentuk kartu fisik ditambah SIM Internasional kalau Anda bukan dari negara ASEAN. Batas kecepatan 40-60 km/jam di dalam kota dan 80-100 km/jam di jalan raya, sabuk pengaman wajib, dan tidak ada toleransi untuk alkohol.
Membandingkan harga sewa mobil di Indonesia
Kalau Anda memang ingin menyetir sendiri, bandingkan harga sebelum mendarat, bukan di aula kedatangan — konter bandara di Ngurah Rai (DPS) dan Soekarno-Hatta (CGK) adalah cara termahal untuk menyewa. Bandingkan harga sewa mobil di seluruh Indonesia di DiscoverCars, yang menggabungkan penyedia internasional dan lokal dalam satu pencarian, dengan pembatalan gratis. Tarif mulai sekitar $16 per hari untuk mobil kecil.
Dua hal yang perlu dicek pada sewa apa pun: apakah risiko sendiri asuransi sudah ditanggung, dan apakah mobilnya boleh dibawa naik feri kalau Anda berencana menyeberang antarpulau. Banyak perjanjian sewa melarangnya.
Sepeda Motor dan Skuter di Indonesia
Motor adalah cara sebagian besar orang Indonesia berpindah, dan untuk jarak pendek di pulau yang tepat, motor memang cara terbaik. Motor juga penyebab paling banyak pelancong celaka.
Di mana motor benar-benar masuk akal
Di Bali, Sumbawa, Sulawesi, dan Flores, jalanan umumnya bagus dan motor memberi kebebasan nyata — pantai dan titik pandang yang tak akan terpikir disinggahi sopir mana pun, sesuai waktu Anda sendiri. Sewanya berkisar $5 sampai $8 per hari, lebih murah kalau mingguan. Paling cocok untuk jarak pendek; di atas satu jam dalam panas dan lalu lintas, motor berhenti menyenangkan.

SIM, SIM Internasional, dan jebakan asuransi
Ketentuan hukumnya lebih ketat daripada yang disampaikan kebanyakan tempat penyewaan. Kalau Anda bukan dari negara ASEAN, Anda perlu SIM Internasional selain SIM fisik negara asal — dan yang paling penting, SIM Internasional itu harus mencantumkan kategori sepeda motor. SIM mobil tidak memberi hak mengendarai motor, baik di Indonesia maupun pada SIM Internasional Anda.
Ini jauh lebih penting daripada sekadar denda di jalan. Berkendara tanpa kategori yang benar bisa menggugurkan asuransi sewa sekaligus asuransi perjalanan Anda, yang mengubah kecelakaan kecil menjadi sangat mahal. Urus SIM Internasional sebelum berangkat — hanya butuh sepuluh menit di asosiasi otomotif negara Anda — dan pastikan kotak sepeda motor tercentang.
Keselamatan berkendara motor
Pakai helm, setiap kali, termasuk untuk perjalanan dua menit. Hindari berkendara malam hari di jalan daerah tanpa penerangan, tetap di lajur kiri, dan anggap semua yang lebih besar dari Anda tidak akan mengalah. Cek rem dan ban sebelum meninggalkan tempat sewa, dan foto kerusakan yang sudah ada.
Transportasi Kota: Grab, Gojek, dan Taksi
Di kota mana pun di Indonesia, transportasi online sudah menggantikan tawar-menawar. Grab dan Gojek sama-sama melayani mobil dan ojek online, menampilkan harga sebelum Anda menerima, dan menghapus negosiasi. Keduanya biasanya lebih murah daripada taksi argo dan jauh lebih murah daripada mobil hotel.
Gojek juga mengantar makanan dan paket, yang membuatnya lebih berguna kalau Anda menetap agak lama di satu tempat. Keduanya menerima kartu terbitan luar negeri, dan keduanya paling lancar kalau dipasang dan didaftarkan sebelum tiba — verifikasi nomor telepon lebih mudah lewat wi-fi rumah daripada di antrean bandara.
Penghematan pada transfer bandara adalah tempat selisihnya paling terlihat. GrabCar premium dari Terminal 1B Soekarno-Hatta ke sebuah hotel di pusat Jakarta — 33 km, sekitar 47 menit di tengah kemacetan — tercatat Rp 298.200, kira-kira $18. Mobil hotel untuk rute yang sama biasanya dua sampai tiga kali lipat.

Di tempat taksi argo lebih baik — di luar bandara, atau di lokasi yang membatasi penjemputan online — Blue Bird yang perlu dicari. Operator paling andal di Indonesia dan saya memilihnya lebih dulu. Pastikan argo berjalan sebelum berangkat; kalau sopir menawarkan harga borongan, cari taksi lain.
Jakarta adalah satu-satunya kota dengan transportasi publik yang benar-benar memadai: jalur MRT, LRT, dan jaringan TransJakarta yang luas, semuanya murah dan jauh lebih cepat daripada lalu lintas di atasnya pada jam sibuk.
Sepeda layak disebut untuk jarak pendek. Di Ubud, Bali, atau di sekitar Yogyakarta, menyewa sepeda seharian adalah cara yang benar-benar menyenangkan untuk melihat sawah dan desa dengan ritme Anda sendiri, dan biayanya hanya beberapa dolar.
Cara Berkeliling di Setiap Pulau Utama Indonesia
Setiap pulau punya iramanya sendiri. Ini versi singkatnya — masing-masing destinasi punya, atau akan punya, panduan tersendiri.
Bali
Tidak ada kereta, tidak ada transportasi publik yang berguna, dan lalu lintas padat di bagian selatan. Motor untuk jarak pendek, Grab dan Gojek di dalam kota, mobil dengan sopir untuk perjalanan sehari ke timur atau utara. Kemacetan antara Canggu, Seminyak, dan Ubud lebih parah daripada yang tersirat dari jaraknya — siapkan waktu dua kali lipat dari perkiraan peta. Bali punya cukup banyak keunikan transportasi sehingga butuh panduan sendiri, dan panduannya sudah ada: cara berkeliling Bali.
Jawa
Satu-satunya pulau yang perjalanannya sebaiknya disusun mengelilingi kereta. Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Banyuwangi semuanya masuk jaringan, dan tol Trans-Jawa membuat bus cepat di antaranya. Pakai mobil dengan sopir hanya untuk gunung berapi — Gunung Bromo dan Ijen menuntut berangkat sebelum subuh, jam yang tak diberikan jadwal mana pun.
Lombok dan Kepulauan Gili
Kapal cepat dari Bali, atau feri lambat ASDP Padangbai–Lembar saat laut sedang ganas. Di Lombok sendiri, motor atau mobil dengan sopir; pulaunya lebih besar daripada kelihatannya dan bagian utara memakan waktu. Di Kepulauan Gili tidak ada kendaraan bermotor sama sekali — Anda berjalan kaki, bersepeda, atau naik cidomo.
Flores dan Komodo
Terbang ke Labuan Bajo atau Maumere, lalu lanjut berkendara: jalan Trans-Flores memukau sekaligus lambat, dan mobil dengan sopir nyaris wajib. Perahu dari Labuan Bajo melayani Komodo dan pulau-pulau sekitarnya, dari trip harian sampai liveaboard beberapa hari.
Sulawesi
Terbang ke Makassar atau Manado. Jalan darat ke utara menuju Tana Toraja memakan delapan sampai sembilan jam dengan mobil atau bus malam, dan jalur kereta baru Makassar–Parepare baru mencakup sebagiannya. Jarak di Sulawesi konsisten diremehkan: bentuk pulaunya membuat sangat sedikit perjalanan yang bisa lurus.
Sumba, Sumbawa, dan ujung timur
Lebih sedikit penerbangan, lebih sedikit jalan, lebih banyak perencanaan. Sumbawa dicapai dengan feri dari Lombok atau lewat udara ke Bima; Sumba lewat udara dari Bali atau Kupang. Untuk Raja Ampat, terbang ke Sorong lalu naik feri umum ke Waisai. Di semua tempat ini, sewa mobil dengan sopir begitu tiba — menyetir sendiri di jalan asing tanpa sinyal ponsel tidak sepadan dengan penghematannya.
Berapa Lama Perjalanan di Indonesia Sebenarnya
Estimasi waktu perjalanan yang realistis
- Jakarta → Bandung — 45 menit dengan Whoosh, 3 jam dengan kereta konvensional, 3-5 jam lewat jalan darat
- Jakarta → Yogyakarta — 1 jam lewat udara, 7-8 jam dengan kereta
- Yogyakarta → Surabaya — 4-5 jam dengan kereta
- Bali → Lombok — 2 jam dengan kapal cepat, 4-5 jam dengan feri ASDP plus transfer, 30 menit lewat udara
- Bali → Labuan Bajo (Flores) — 1 jam 15 menit lewat udara; tidak ada rute darat-laut yang praktis
- Makassar → Tana Toraja — 8-9 jam lewat jalan darat
- Surabaya → Makassar — 1 jam 15 menit lewat udara, 18-22 jam dengan kapal Pelni
- Surabaya → Sorong (Papua) — 4 jam lewat udara, 4-5 hari dengan kapal Pelni
Tiga rute yang terbukti berhasil
Dua minggu, Jawa dan Bali — terbang ke Jakarta, Whoosh ke Bandung, kereta ke Yogyakarta, kereta ke timur menuju Probolinggo untuk Bromo, lanjut ke Banyuwangi, feri ke Bali. Nyaris tanpa penerbangan, dan transportasinya sendiri jadi separuh pengalamannya.
Sepuluh hari, Bali dan pulau-pulau di timurnya — Bali, kapal cepat ke Lombok dan Gili, terbang ke Labuan Bajo untuk Komodo, lalu terbang kembali. Satu penerbangan masuk, satu keluar, sisanya jarak pendek.
Dua minggu, Sulawesi dan menyelam — terbang ke Makassar, berkendara ke Tana Toraja, kembali ke Makassar, terbang ke Manado untuk terumbu Bunaken. Lihat menyelam di Indonesia untuk memahami bagaimana wilayah-wilayah selamnya saling terhubung.
Kesalahan yang hampir semua orang lakukan
Mencoba melihat terlalu banyak pulau. Setiap perpindahan pulau memakan hampir satu hari penuh begitu transfer, check-in, dan perjalanan darat di ujungnya dihitung. Tiga pulau dalam dua minggu itu nyaman. Lima pulau berarti itinerary transportasi dengan sedikit tamasya di sela-selanya.
Tips Praktis Berkeliling Indonesia
Waktu terbaik untuk bepergian
Musim kemarau, kira-kira April sampai Oktober, membuat semuanya lebih mudah: kapal cepat beroperasi, jalan pegunungan bisa dilalui, dan penerbangan lebih jarang terganggu. Desember sampai Februari membawa hujan deras dan laut ganas, dan penyeberangan laut adalah korban pertamanya. Hindari bepergian saat mudik Lebaran, ketika seluruh negeri bergerak bersamaan dan setiap kursi di setiap moda habis berminggu-minggu sebelumnya.
Uang dan cara membayar transportasi
Penerbangan, kereta, dan platform pemesanan menerima kartu terbitan luar negeri. Terminal feri, bus lokal, sewa motor, dan transportasi di daerah hanya menerima tunai. Tarik rupiah di ATM bank, bukan di mesin berdiri sendiri di kawasan wisata yang biayanya lebih tinggi dan batas penarikannya lebih rendah.
Keselamatan selama perjalanan
Risiko nyata dalam transportasi Indonesia adalah kecelakaan lalu lintas dan kapal kelebihan muatan, bukan kejahatan. Pakai helm setiap naik motor, utamakan perjalanan darat pada siang hari bila memungkinkan, dan kalau sebuah kapal terlihat penuh sampai berbahaya, tunggu keberangkatan berikutnya. Simpan identitas dan paspor bersama Anda, jangan di bagasi tercatat — keduanya diperlukan saat naik feri dan kereta.
Aplikasi yang perlu dipasang sebelum tiba
Grab dan Gojek untuk transportasi kota, Access by KAI untuk kereta, Ferizy untuk feri ASDP, dan 12Go sebagai satu pencarian berbahasa Inggris untuk kereta, bus, feri, dan kapal cepat. Unduh juga peta offline — sinyal cepat menghilang begitu keluar dari pulau-pulau utama.
Memesan Transportasi Anda di Indonesia
Apa pun modanya, memesan lebih awal adalah yang membedakan perjalanan yang baik dari yang buruk. 12Go adalah platform paling andal di Asia Tenggara dan pilihan paling sederhana bagi pengunjung: platform ini membandingkan harga, jadwal, dan operator kereta, bus, feri, serta kapal cepat di satu tempat, menerima kartu internasional, dan menerbitkan tiket digital. Untuk sewa mobil, DiscoverCars membandingkan penyedia lokal dan internasional dengan pembatalan gratis.

Baca Lebih Lanjut tentang Indonesia

Cara Menuju Indonesia
Rute internasional, syarat masuk, dan visa on arrival — semua yang perlu Anda tahu sebelum penerbangan di dalam negeri. Baca selengkapnya

Cara Berkeliling Bali
Motor, sopir, transportasi online, dan kemacetan yang tak diperingatkan siapa pun — panduan lengkap berpindah tempat di Bali. Baca selengkapnya

Panduan Perjalanan Nusa Penida
Temukan tempat menginap di Nusa Penida, pantai-pantai terindah, titik pandang terbaik, snorkeling bersama pari manta, tips perjalanan praktis, dan itinerary rinci untuk menyusun perjalanan yang sempurna. Baca selengkapnya
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Berkeliling Indonesia
Apa cara terbaik untuk berkeliling Indonesia?
Terbang antarpulau dan gunakan mobil dengan sopir di dalam pulau. Penerbangan domestik adalah satu-satunya cara praktis menempuh jarak jauh di kepulauan ini, dan mobil sewaan dengan sopir adalah cara paling efisien menjelajahi satu pulau. Kereta hanya masuk akal di Jawa, dan feri adalah alternatif murah kalau Anda punya waktu lebih.
Apakah mudah bepergian sendiri di Indonesia?
Mudah, asalkan direncanakan. Aplikasi pemesanan tersedia dalam bahasa Inggris, menerima kartu terbitan luar negeri, dan mencakup sebagian besar rute, sementara bahasa Inggris cukup dipahami di kawasan wisata. Kesulitannya bukan bahasa melainkan jarak — perjalanan memakan waktu lebih lama daripada dugaan peta, dan sambungan antarpulau jarang tersusun rapi.
Apakah saya perlu SIM Internasional di Indonesia?
Perlu, kalau Anda bukan dari negara ASEAN. Anda memerlukan SIM fisik negara asal ditambah SIM Internasional, dan untuk motor SIM Internasional itu harus mencantumkan kategori sepeda motor — SIM mobil saja tidak cukup. Berkendara tanpa kategori yang benar bisa menggugurkan asuransi sewa sekaligus asuransi perjalanan Anda.
Berapa biaya berkeliling Indonesia?
Jauh lebih murah daripada sebagian besar negara Asia. Penerbangan domestik biasanya $45-$80, kereta melintasi Jawa $10-$30 tergantung kelas, mobil dengan sopir $40-$60 per hari, motor $5-$8 per hari, dan penyeberangan feri hanya beberapa dolar. Transportasi jarang menjadi pos terbesar dalam anggaran perjalanan di Indonesia.
Apakah ada kereta api di Indonesia?
Ada, tetapi hampir seluruhnya di Jawa. Jawa punya jaringan padat yang menghubungkan Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Banyuwangi, ditambah jalur kereta cepat Whoosh ke Bandung. Sumatra punya empat jalur daerah yang tidak saling terhubung dan Sulawesi Selatan punya satu jalur baru yang pendek. Bali, Lombok, Flores, dan pulau-pulau timur tidak punya kereta penumpang.
Bisakah menyeberang dengan feri ke semua pulau di Indonesia?
Ke sebagian besar pulau, bisa. ASDP melayani penyeberangan pendek, Pelni menghubungkan lebih dari 95 pelabuhan dengan rotasi dua sampai empat minggu, dan kapal cepat swasta melayani rute wisata. Beberapa pulau terpencil hanya disinggahi setiap beberapa minggu, jadi cek rotasinya sebelum bergantung pada satu jadwal.
Apakah tiket feri di Indonesia harus dipesan sebelumnya?
Untuk penyeberangan ASDP, harus — pemesanan online lewat platform Ferizy kini wajib di pelabuhan-pelabuhan utama dan Anda tidak bisa sekadar membayar tunai di loket. Kapal cepat dan Pelni sering masih bisa dipesan di hari keberangkatan di luar musim puncak, tetapi pekan libur habis terjual.
Grab atau Gojek, mana yang lebih baik di Indonesia?
Pasang keduanya. Harga dan ketersediaan berbeda menurut kota dan jam, dan dengan keduanya Anda selalu dapat tumpangan. Gojek lebih berguna kalau Anda menetap agak lama di satu tempat, karena juga melayani pengantaran makanan dan paket.
Apakah aman terbang dengan maskapai domestik Indonesia?
Aman. Maskapai besar Indonesia memenuhi standar internasional dan maskapai nasional sudah diizinkan kembali masuk wilayah udara Eropa sejak 2018. Kekesalan yang realistis adalah keterlambatan, bukan keselamatan — anggap ada geser satu jam dan jangan pernah memesan sambungan mepet di hari yang sama dengan tiket terpisah.
Berapa banyak pulau yang sebaiknya dikunjungi dalam dua minggu?
Paling banyak tiga. Setiap perpindahan pulau memakan hampir satu hari penuh setelah transfer, check-in, dan perjalanan darat lanjutan dihitung. Dua pulau yang dijelajahi dengan benar lebih berharga daripada lima pulau yang cuma dilihat dari ruang tunggu keberangkatan.
Apa cara termurah untuk berkeliling Indonesia?
Kapal feri dan kereta kelas ekonomi. Tempat tidur ekonomi Pelni dari Surabaya ke Makassar berharga sekitar Rp 250.000-350.000 untuk penyeberangan 18-22 jam, kira-kira sepersepuluh tarif pesawat. Kereta ekonomi di Jawa dan bus lokal sama murahnya; komprominya selalu waktu dan kenyamanan.
Kapan waktu terburuk untuk bepergian di Indonesia?
Saat mudik Lebaran, jauh melampaui periode lain. Seluruh negeri bepergian bersamaan dan tiket pesawat, kereta, bus, serta feri habis berminggu-minggu sebelumnya dengan harga melambung. Desember sampai Februari terburuk kedua, ketika hujan deras dan laut ganas mengganggu kapal cepat dan jalan pegunungan.