Cara ke Lombok dari Bali: Kapal Cepat, Feri, Pesawat
Oleh Blaise Jaeger · Diperbarui 7 Agustus 2026
Lombok bisa dicapai dengan kapal dari Bali atau dengan pesawat dari sebagian besar kota besar di Indonesia. Kalau dari Bali, saya pribadi lebih suka menyeberang naik kapal.
Tapi “mana yang paling bagus” sebenarnya pertanyaan yang keliru. Pertanyaan yang benar adalah di bagian Lombok mana Anda akan menginap malam ini — karena pulaunya jauh lebih luas daripada kelihatannya di peta, dan ketiga pilihan itu menurunkan Anda di tiga titik yang benar-benar berjauhan. Saya sudah mencoba ketiganya dalam enam perjalanan antara 2022 dan 2024, dan jawabannya berbeda setiap kali.
Bali ke Lombok Sekilas
| Pilihan | Waktu | Harga sekali jalan | Turun di |
|---|---|---|---|
| Fast boat dari Padang Bai | Penyeberangan 1,5-2,5 jam | Rp 300.000-600.000 (17-34 €) | Bangsal, Lombok Utara |
| Feri umum ke Lembar | Penyeberangan 4-6 jam, sampai 10 jam dari pintu ke pintu | Rp 62.200 tanpa kendaraan | Lembar, Lombok Barat Daya |
| Pesawat ke LOP | 30 menit di udara, 3-4 jam dari pintu ke pintu | 16-40 € jika dipesan lebih awal | Praya, 25 menit dari Kuta Lombok |
Opsi Mana yang Harus Anda Pilih?
Hampir semua panduan menjawab “ya fast boat, jelas”. Jawaban itu benar sekitar dua per tiga kasus, dan keliru total untuk sisanya. Sesuaikan pilihan dengan tujuan akhir Anda:
- Lombok Utara, Senggigi, atau Gili → fast boat dari Padang Bai. Anda turun di Bangsal, pintu masuk ke ketiganya. Ini pilihan standar, dan yang paling sering saya pakai.
- Kuta Lombok dan kawasan selatan → naik pesawat. Bandara Lombok ada di Praya, 25 menit dari Kuta. Kalau Anda memilih kapal ke Bangsal, Anda menambah dua jam perjalanan darat menyeberangi pulau. Pesawat menang telak, dan justru bagian inilah yang paling sering salah di panduan lain.
- Membawa mobil atau motor → feri umum ke Lembar. Hanya feri yang mengangkut kendaraan, dan ini yang paling murah, jauh.
- Kapal dibatalkan karena ombak tinggi → feri lagi. Feri tetap berlayar saat fast boat berhenti total. Begitulah saya akhirnya naik feri.

Dari Bali ke Lombok naik kapal
Feri dan speedboat tersedia dari beberapa pelabuhan di Bali. Feri hanya menguntungkan kalau Anda membawa mobil atau motor, atau kalau anggaran Anda benar-benar ketat. Selain itu, speedboat jauh lebih cepat. Penyeberangan memakan waktu sekitar dua jam, tapi durasinya bisa berubah tergantung cuaca dan kondisi laut.
Ada beberapa operator fast boat yang menghubungkan Bali dan Lombok. Salah satu yang terbaik adalah Eka Jaya, yang melayani rute ini setiap hari. Kapalnya lega dan nyaman, dengan empat mesin bertenaga, jadi perjalanan terasa cepat sekaligus stabil. Panjang kapalnya 23 meter dan mampu mengangkut hingga 210 penumpang. Eka Jaya juga memberi diskon 20% kalau Anda memesan di hari Jumat.

Dari Bali ke Gili atau Lombok
Kalau berangkat dari Bali, pilihan terbaik adalah dari Padang Bai. Rute Amed ke Lombok maupun ke Gili sedang tidak beroperasi. Eka Jaya juga menawarkan keberangkatan dari Serangan, tapi Anda membayar tambahan Rp 200.000 per penumpang dan harus singgah dulu di Nusa Penida, yang menambah sekitar 2 jam perjalanan. Kalau Anda pergi beramai-ramai, lebih baik berkendara ke Padang Bai. Lebih hemat waktu dan uang.
Fast boat Eka Jaya melayani dua keberangkatan harian ke Gili dan Lombok dari Padang Bai. Kondisi laut biasanya lebih tenang pada pagi hari, tapi rute kedua jadwal itu berbeda.
Kapal yang berangkat dari Padang Bai pukul 09.00 singgah di Gili Trawangan pukul 10.30, Gili Meno pukul 10.45, dan Gili Air pukul 11.00. Kapal itu lalu tiba di Bangsal pukul 11.30 dan berangkat lagi pukul 12.00 untuk kembali ke Padang Bai pukul 13.30.
Kapal yang berangkat dari Padang Bai pukul 10.30 tiba di Senggigi pukul 11.50, lalu Gili Trawangan pukul 12.20, Gili Meno pukul 12.35, Gili Air pukul 12.45, dan akhirnya Bangsal pukul 13.00. Kapal ini kemudian berangkat ke Senggigi dan tiba di Padang Bai pukul 15.30.
Semaya One dan Golden Queen juga melayani rute Padang Bai, Gili, dan Lombok dengan harga lebih murah, tapi kapalnya lebih kecil sehingga guncangannya lebih terasa saat laut berombak. Satu pengecualian yang perlu Anda tahu: pada sebagian rotasinya, Semaya One memakai kapal lambung aluminium sepanjang 36 meter yang jauh lebih tahan gelombang dibanding armada fiberglass pada umumnya. Jadi tanyakan kapal mana yang Anda dapat, bukan sekadar nama operatornya.

Pelabuhan mana di Bali: Padang Bai, Serangan, atau Sanur?
Padang Bai, di pesisir timur Bali, adalah pelabuhan yang sebaiknya Anda tuju. Keberangkatannya paling banyak, penyeberangannya paling singkat, dan tarifnya paling murah. Masalahnya cuma satu: perjalanan darat 2 sampai 2,5 jam dari Seminyak atau Canggu, jadi kapal pukul 09.00 berarti Anda harus berangkat sebelum subuh.
Serangan, dekat Sanur, membebaskan Anda dari perjalanan darat itu kalau Anda menginap di kawasan selatan. Tapi Anda membayarnya dua kali — sekitar Rp 200.000 lebih mahal per orang, dan penyeberangan 2,5 sampai 4 jam karena hampir semua rotasi singgah di Nusa Penida. Sepadan untuk pasangan yang menginap di Uluwatu; tidak sepadan untuk keluarga berempat.
Sanur praktis hanya melayani Nusa Penida dan Nusa Lembongan, dengan rotasi ke Lombok yang sangat jarang. Amed sudah tidak punya layanan sama sekali — rutenya tutup sejak 2020 dan belum dibuka lagi, walaupun sejumlah panduan lama masih menuliskannya. Dan Lembar, di sisi Lombok, kini hanya melayani feri umum: tidak ada lagi fast boat yang bersandar di sana.

Dari Nusa Penida ke Lombok dan Gili
Fast boat Eka Jaya melayani dua keberangkatan harian dari Nusa Penida ke Lombok.
Kapal pertama berangkat dari Nusa Penida pukul 09.30 menuju Padang Bai, lalu lanjut ke Senggigi (11.50), Gili (12.20, 12.35, 12.45), sebelum tiba di Bangsal pukul 13.00.
Kapal kedua meninggalkan Nusa Penida pukul 10.30 dan tiba di Senggigi pukul 13.00. Dari Senggigi kapal ini berangkat pukul 14.00 dan sampai kembali di Nusa Penida pukul 16.30 lewat Padang Bai.
Untuk perjalanan pulang, Anda bisa berangkat dari Gili Trawangan pukul 12.20, Gili Meno pukul 12.35, Gili Air pukul 12.45, Bangsal pukul 13.30, dan Senggigi pukul 14.00, lalu tiba di Nusa Penida pukul 16.30 lewat Padang Bai.
Satu peringatan yang bisa memakan setengah hari perjalanan Anda: kebanyakan operator tidak menyebut dengan jelas apakah penyeberangan “langsung” dari Nusa Penida sebenarnya memutar lewat Padang Bai. Semaya One menjalankan keduanya — layanan yang benar-benar langsung dan rute yang lewat Padang Bai — dan selisihnya sekitar dua jam. Tanyakan sebelum memesan. Kalau tujuan Anda memang Gili dan bukan Lombok, jadwal dan operatornya kami rinci di panduan fast boat dari Nusa Penida ke Gili.

Feri Umum: Padang Bai ke Lembar
Ini pilihan yang hampir tidak pernah dibahas, karena hampir tidak ada wisatawan asing yang memakainya. Padahal inilah satu-satunya cara membawa kendaraan menyeberang, penyeberangan termurah dengan selisih lima kali lipat, dan satu-satunya yang tetap berlayar ketika semua fast boat sudah dibatalkan.
Feri ASDP melayani rute Padang Bai di Bali ke Lembar di barat daya Lombok, kurang lebih setiap jam, 24 jam sehari. Tidak ada pemesanan dan praktis tidak ada jadwal pasti: Anda datang, beli tiket di terminal, lalu naik kapal berikutnya. Penyeberangannya sendiri 4 sampai 5 jam, bisa molor jadi 6 jam kalau cuaca buruk.
- Penumpang tanpa kendaraan: Rp 62.200 (sekitar 3,50 €)
- Motor di bawah 500cc, termasuk pengendara: Rp 160.600 (sekitar 9 €)
- Motor di atas 500cc: Rp 313.800 (sekitar 18 €)
- Mobil atau MPV, termasuk sopir dan penumpang: Rp 1.127.300 (sekitar 64 €)
- Minibus: Rp 2.144.200 (sekitar 123 €)
Itu tarif resmi ASDP dan sudah cukup lama tidak berubah, tapi anggap saja sebagai gambaran, bukan harga pasti — tarif yang diatur pemerintah tetap bisa direvisi.
Sediakan satu hari penuh, bukan cuma waktu penyeberangan. Empat sampai lima jam di laut itu bagian yang jujur; sisanya antre. Siapkan satu sampai tiga jam untuk naik ke kapal sementara kendaraan dimuat, kadang menunggu lagi di atas kapal sebelum tali dilepas, lalu menunggu giliran sandar di ujung sana. Dari pintu ke pintu, Padang Bai ke Lembar realistisnya 8 sampai 10 jam. Tambahkan perjalanan daratnya: Lembar ke Kuta Lombok sekitar satu setengah jam, Lembar ke Bangsal mendekati dua setengah jam.
Di atas kapal semuanya sederhana tapi memadai: bangku panjang, kabin ber-AC yang dinginnya untung-untungan, kantin, musala, toilet. Sebagian kapal menjual ruang VIP dengan tambahan sedikit, dan itu sepadan kalau Anda ingin tidur. Dua catatan praktis — sepakati harga dengan porter sebelum dia menyentuh tas Anda, dan awasi barang bawaan selama proses muat, saat dek penuh sesak dan kendaraan bergerak.

Terbang ke Lombok
Pilihan lain tentu saja pesawat. Beberapa maskapai melayani penerbangan langsung Bali-Lombok, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Lion Air dan TransNusa melayani rute ini, dan harganya murah kalau dipesan jauh hari: 16 sampai 40 € jika dipesan lebih awal, 55 sampai 95 € kalau mendadak. Dari pintu ke pintu, dengan menghitung perjalanan ke Denpasar, check-in, dan pemeriksaan keamanan, siapkan 3 sampai 4 jam.
Yang menentukan sebenarnya adalah letak bandaranya. Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (LOP) berada di Praya, di selatan pulau. Artinya:
- 25 menit dari Kuta Lombok dan pantai-pantai pesisir selatan
- sekitar 1,5 jam dari Senggigi
- kurang lebih 3 jam dari Bangsal dan kawasan utara
Jadi saran klasik — “bandaranya jauh dari mana-mana, naik kapal saja” — hanya benar kalau tujuan Anda di utara. Kalau tujuan Anda Kuta Lombok, Tanjung Aan, atau kawasan Mandalika, pesawat mengantar Anda ke hotel dalam separuh waktu dibanding kapal mana pun, dan sering dengan biaya yang mirip. Pesawat juga pilihan paling masuk akal kalau Anda gampang mabuk laut, kalau Anda bepergian di bulan-bulan berombak, atau kalau setelah itu Anda lanjut ke Flores, Sumbawa, atau Komodo. Untuk membandingkan jadwal dan harga, cek Trip.com.

Pelajaran dari Enam Kali Menyeberang
Saya sudah enam kali ke Lombok antara Agustus 2022 dan Februari 2024, belum termasuk perjalanan-perjalanan ketika pulau ini hanya jadi persinggahan menuju Gili. Empat dari enam kedatangan itu di Bangsal, dan saya sudah mencoba fast boat, feri umum, sekaligus pesawat.
Fast boat adalah pilihan standar yang tepat, dan keberangkatan pagi itu bukan sekadar anjuran. Selat Lombok termasuk yang terdalam dan paling deras arusnya di Indonesia, dan ombaknya membesar seiring hari berjalan. Penyeberangan pukul 09.00 dan pukul 14.00 di rute yang sama adalah dua pengalaman yang berbeda.
Saya naik feri umum karena tidak punya pilihan lain. Semua fast boat dibatalkan gara-gara ombak tinggi dan saya terjebak. Kalau itu terjadi pada Anda — dan di bulan Juli-Agustus hal ini sering terjadi — feri bukan rencana cadangan, feri adalah jawabannya. Feri tetap berlayar dalam kondisi yang membuat speedboat tidak berani keluar, karena ia memang kapal besar, bukan perahu cepat.
Dan saya selalu menyewa motor di Bangsal, setiap kali tanpa kecuali. Ini yang akan saya sarankan ke siapa pun yang mendarat di Lombok Utara: di pelabuhan ada beberapa tempat sewa, urusannya selesai dalam sepuluh menit, dan motor mengubah pulau ini dari rangkaian transfer mahal menjadi tempat yang benar-benar bisa Anda jelajahi. Saya pernah berkendara Bangsal-Senaru, dan Bangsal sampai turun ke Kuta Lombok — yang terakhir itu sekitar 90 km dan tiga jam penuh, di jalan yang umumnya bagus tapi tidak pernah sepi. Itu perjalanan sungguhan, bukan sekadar jalan-jalan sebentar. Lakukan pagi hari, istirahat di Kuta Mandalika, dan jangan coba-coba menempuhnya setelah gelap.

Tiba di Lombok: Lalu Apa
Fast boat menurunkan penumpang di Bangsal, kadang singgah dulu di Senggigi. Feri berlabuh di Lembar. Pesawat mendarat di Praya. Dari Bangsal, ini waktu tempuh yang perlu Anda tahu:
- Gili — 20 sampai 30 menit naik perahu umum langsung dari pelabuhannya
- Senggigi — 30 sampai 45 menit
- Senaru, untuk Rinjani dan air terjunnya — sekitar 2,5 jam
- Kuta Lombok dan pesisir selatan — 1,5 sampai 2 jam naik mobil

Taksi dan sopir pribadi selalu menunggu di setiap titik kedatangan, tapi harga di pelabuhan itu hasil tawar-menawar, bukan argo, dan Anda pasti sedang lelah. Memesan transfer dari jauh hari sepadan dengan selisih harganya yang kecil. Kalau Anda lebih suka menjelajah sendiri, sewa motor di Bangsal — seperti yang saya ceritakan di atas.
Begitu Anda sampai di pulaunya, panduan perjalanan Lombok kami membahas tempat menginap, air terjun di utara, Kuta dan pantai-pantai selatan, serta desa-desa Sasak.
Tips Praktis untuk Penyeberangan
Laut berombak — dan kapan terjadinya
Agak berlawanan dengan dugaan banyak orang, penyeberangan paling berombak justru terjadi di musim kemarau, Juni sampai September, ketika angin tenggara bertiup paling kencang melintasi selat. Pilih kapal besar, ambil keberangkatan paling pagi, dan sisakan satu hari cadangan dalam rencana perjalanan Anda di bulan-bulan itu — pembatalan sering terjadi dan efeknya beruntun.
Mabuk laut
Minum obat sebelum naik, bukan setelah mual datang. Lewati sarapan berat dan jangan minum bir. Duduklah di bagian tengah kapal, serendah mungkin dan dekat garis tengah, karena di situ guncangannya paling kecil. Kalau cuaca memungkinkan, dek belakang di luar jauh lebih baik daripada kabin yang pengap.
Bagasi, tiket, dan uang tunai
Koper ditumpuk di haluan atau di atap kapal dan pasti kena air — bungkus semua barang elektronik dengan dry bag dan simpan barang berharga di dekat Anda. Datanglah satu jam sebelum jadwal resmi, apa pun yang tertulis di tiket Anda. Dan bawa uang tunai: transfer pelabuhan, porter, dan sewa motor semuanya urusan tunai, sementara ATM di Bangsal tidak bisa diandalkan.
Cara memesan tiket ke Lombok secara online
Saran saya, pesan transportasi Anda — baik fast boat maupun pesawat — secara online lewat 12go. Harganya sangat bagus dengan operator-operator terbaik, dan prosesnya sangat mudah. Anda bisa membandingkan operator, jam keberangkatan, dan ulasan penumpang di satu tempat, harganya sering lebih murah daripada tarif resmi di situs operatornya sendiri, dan e-tiket langsung dikirim lewat email — saya belum pernah kesulitan menukarnya di loket. Ingat saja untuk datang satu jam sebelum jam keberangkatan resmi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar Perjalanan ke Lombok
Bagaimana cara ke Lombok dari Bali?
Dengan fast boat, feri umum, atau pesawat. Fast boat dari Padang Bai paling populer, menyeberang dalam 1,5 sampai 2,5 jam dan berlabuh di Bangsal, Lombok Utara. Feri umum ke Lembar jauh lebih murah tapi memakan 4 sampai 6 jam di laut. Penerbangan ke Praya cuma 30 menit di udara dan masuk akal kalau tujuan Anda di selatan pulau.
Apa cara tercepat menuju Lombok?
Di atas kertas, pesawat — 30 menit di udara. Dari pintu ke pintu, setelah ditambah perjalanan ke Denpasar, check-in, dan perjalanan darat dari Praya, totalnya 3 sampai 4 jam, jadi setara dengan fast boat kecuali tujuan Anda ada di selatan. Untuk Kuta Lombok, pesawat memang benar-benar tercepat.
Pelabuhan mana yang sebaiknya saya pakai di Bali?
Padang Bai, di pesisir timur. Keberangkatannya paling banyak, penyeberangannya paling singkat, dan tarifnya paling murah. Serangan dekat Sanur membebaskan Anda dari perjalanan ke timur, tapi harganya sekitar Rp 200.000 lebih mahal dan menambah hingga dua jam di laut karena singgah di Nusa Penida. Amed sudah tidak melayani rute ini sejak 2020.
Berapa harga fast boat Bali-Lombok?
Kurang lebih Rp 300.000 sampai 600.000 sekali jalan, atau 17 sampai 34 €, tergantung operator dan musim. Eka Jaya ada di ujung atas kisaran itu, sementara Golden Queen dan Semaya One di bawahnya. Eka Jaya memberi diskon 20% untuk pemesanan di hari Jumat.
Bisakah membawa mobil atau motor ke Lombok?
Bisa, lewat feri umum Padang Bai-Lembar — itu satu-satunya penyeberangan yang mengangkut kendaraan. Motor di bawah 500cc kena Rp 160.600 termasuk pengendara, mobil Rp 1.127.300 termasuk sopir dan penumpang. Fast boat hanya mengangkut penumpang dan bagasi.
Berapa lama feri umum ke Lombok?
Empat sampai lima jam di laut, bisa sampai enam jam kalau cuaca buruk. Siapkan 8 sampai 10 jam dari pintu ke pintu: proses naik makan waktu satu sampai tiga jam sementara kendaraan dimuat, dan biasanya masih ada tunggu giliran sandar saat tiba. Feri berangkat kurang lebih tiap jam, 24 jam sehari, tanpa pemesanan di muka.
Bisakah langsung dari Nusa Penida ke Lombok?
Bisa. Eka Jaya dan Semaya One sama-sama melayaninya setiap hari, biasanya singgah di Gili dalam perjalanan, dengan waktu tempuh 2 sampai 3 jam. Cek apakah kapal “langsung” Anda ternyata memutar lewat Padang Bai — banyak yang begitu, dan itu menambah sekitar dua jam.
Apakah penyeberangan Bali-Lombok berbahaya?
Secara umum aman, tapi Selat Lombok itu dalam dan arusnya kuat, dan lautnya memang bisa naik, terutama Juni sampai September. Pilih kapal besar dan keberangkatan pagi. Keberangkatan memang sering ditunda atau dibatalkan saat cuaca buruk, dan itu tanda sistemnya bekerja, bukan alasan untuk khawatir.
Seberapa jauh bandara Lombok dari Kuta dan dari Gili?
Bandara Praya berjarak 25 menit dari Kuta Lombok, sekitar 1,5 jam dari Senggigi, dan kurang lebih 3 jam dari Bangsal, pelabuhan menuju Gili. Jarak itulah yang seharusnya menentukan pilihan Anda antara pesawat dan kapal.
Kapan waktu terbaik dalam setahun untuk menyeberang ke Lombok?
April, Mei, Oktober, dan November memberi laut paling tenang. Juni sampai September memang musim kemarau, tapi juga paling berangin, dengan penyeberangan paling berombak dan pembatalan terbanyak. Di musim hujan, November sampai Maret, lautnya justru sering lebih tenang daripada yang orang kira.
Tentang penulis — Blaise Jaeger
Blaise Jaeger tinggal di Bali sejak 2020. Ia sudah enam kali menyeberang ke Lombok antara 2022 dan 2024, dengan fast boat, feri umum, dan pesawat, mendarat di Bangsal pada empat di antaranya dan menyewa motor di pelabuhan setiap kali. Ia juga menulis panduan perjalanan Nusa Penida, dan itulah sebabnya informasi rute Nusa Penida di halaman ini berasal dari pengalaman langsung, bukan dari daftar jadwal.